Pengalaman Donor Darah
Life Lessons

Pengalaman Donor Darah

Kali ini saya menulis timeline waktu dan kejadian saat penulis mendonorkan darah. Tujuan dari penulisan artikel ini bukanlah untuk pamer atau berbagi, tetapi lebih ke diari publik agar penulis tidak lupa kapan dia pernah mendonorkan darahnya :p. Sampai saat artikel ini ditulis, total sudah 5 kali penulis mendonorkan darahnya. Mari kita baca satu persatu sesuai historynya.

Pada tanggal 26 April 2015 untuk pertama kalinya saya mendonorkan darah. Saat itu saya pergi bersama teman saya ke Yayasan Buddha Tzu Chi untuk mendonorkan darah pertama kami. Kami mendapat info ada kegiatan donor darah dari abang kedua saya yang menjadi relawan di sana. Masing-masing dari kami punya cerita unik dan lucu dari pengalaman pertama ini.

Teman saya yang berbadan bidang, badan kekar dan tampang sangar, ternyata langsung pucat dan pusing setelah mendonorkan darah :D. Sedangkan saya, yang awalnya darah diambil dari tangan kiri, kemudian harus berpindah ke tangan kanan, karena darah yang lambat mengalir dari tangan kiri. Memang apes, baru pertama kali, kedua belah tangan saya sudah kena suntikan donor darah T,T. Apalagi hal yang paling mendebarkan saat donor darah adalah suntikan pertama untuk mengambil darahnya, dan sialnya saya di suntik 2 kali. Sampai saat ini, kami berdua masih mengingat pengalaman lucu dan unik tersebut kalau membicarakan tentang donor darah.

Kedua kalinya saya mendonorkan darah adalah pada tanggal 15 Mei 2016. Kali ini saya mendonorkan darah sendiri di Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya. Berbeda dengan pengalaman pertama kali mendonor darah, kali ini tidak ada hal yang begitu berkesan. Yang saya ingat hanya waktu itu perlu beristirahat beberapa menit setelah mendonorkan, karena kepala sedikit pusing. Setelah beristirahat secukupnya, sayapun kemudian pualng ke rumah mengendarai sepeda motor.

Donor Darah ketiga kalinya saya lakukan di Yayasan Budha Tzu Chi lagi, yaitu pada tanggal 26 Februari 2017. Kali ini saya pergi sendiri lagi, tetapi kebetulan ada abang saya juga yang menjadi relawan di sana. Jadi saat proses pendonoran darah, kami sempat mengambil foto yang kemudian saya upload di Instagram. Pada donor darah kali ini saya tidak merasa pusing sama sekali setelahnya.

Sampai saat ini saya selalu melakukan donor darah setahun sekali, tetapi tidak untuk keempat kalinya. Kali ini saya melakukannya dalam rentang waktu tidak sampai setengah tahun, yaitu pada tanggal 27 Juli 2017. Pada donor darah kali ini saya tidak melakukannya atas inisiatif sendiri, tetapi di ajak oleh abang saya. Kali ini kami berdua bersama-sama mendonorkan darah langsung di kantor PMI Pekanbaru yang lokasinya berada di Jl. Diponegoro IX No.15, RT.02/RW.02, Suka Mulia, Kec. Sail, Kota Pekanbaru. Tujuan kami mendonorkan darah saat itu adalah karena ada kenalan abang saya yang memerlukan sumbangan darah.

Terakhir kalinya yaitu pada saat saya menulis artikel ini, 23 November 2019 di Mall Pluit Village. Tidak terasa sudah 2 tahun lebih sejak terakhir kali saya mendonorkan darah. Darah yang saya donorkan kali ini lebih encer di banding pertama kali saya mendonorkan darah. Tidak ada hal-hal aneh yang terjadi, semuanya baik-baik saja walaupun sudah 2 tahun saya tidak mendonorkan darah.

Dari pengalaman 5 kali saya mendonorkan darah, tidak ada hal yang menakutkan sama sekali. Kalaupun ada, yaitu saat donor darah untuk pertama kalinya. Siapa sih yang tidak takut melakukan suatu hal untuk pertama kalinya. Oh ya, sedikit manfaat yang saya rasakan saat mendonor darah adalah nafsu makan menjadi lebih besar, sehingga badan saya bertambah gemuk. Tentunya ini adalah hal yang menguntungkan bagi orang yang berbadan kurus. Untuk manfaat lainnya, silahkan cari tahu sendiri ya :D.

Leave a Reply