Resolusi Tahun 2020
Life Lessons

What! Tahun 2020!

Tidak terasa sudah satu tahun berlalu semenjak saya menulis resolusi untuk pertama kalinya di blog ini. Sekarang sudah saatnya menulis resolusi untuk kedua kalinya pada artikel ini. Sebelum itu, mari kita review dulu resolusi yang telah dibuat pada tahun 2019. Pada tahun 2019 saya membagi resolusi saya dalam 5 kategori, agar lebih jelasnya Anda dapat membacanya kembali pada link berikut ini. Yuk mari kita lihat dari yang pertama.

Lari

Target yang ingin saya capai pada saat itu adalah menyelesaikan lomba lari half marathon dalam waktu kurang dari 3 jam. Saya berkesempatan untuk merealisasikan target ini pada tanggal 22 September 2019, yaitu pada event Combi Run yang diadakan di BSD, Tangerang. Pada saat itu saya menyelesaikan half marathon dalam waktu 3 jam 9 menit dan 39 detik. Yah waktu 9 menit dan 40 detik membuat saya gagal untuk mewujudkan resolusi 2019 ini. Waktu 9 menit 40 detik bukan waktu yang sedikit, ada yang mampu berlari sekitar 2 KM dengan waktu tersebut. Artinya saya masih jauh dari merealisasikan target ini.

Bagaimana ini? baru menulis resolusi pertama saja sudah gagal! Daripada memikirkan kegagalan yang sudah terjadi ini, mari kita lihat apa yang membuat saya gagal mencapai target ini. Satu hal yang pasti adalah latihan yang kurang. Saya hanya berlatih sekitar 2-3 bulan menjelang hari H dan itupun dilakukan hanya pada saat weekend. Tidak hanya itu, saya kurang mem-push diri pada saat latihan. Harusnya saya bisa mem-push untuk lari paling tidak sejauh 15K pada saat latihan. Nyatanya 10K saja tidak.

Okay, sekarang kita tahu apa yang salah. Semoga ada kesempatan untuk melakukannya tahun depan. Masalahnya sekarang adalah, apakah lari masih masuk dalam resolusi saya untuk tahun 2020? Yah tentunya! Target saya untuk lari pada tahun 2020 adalah menyelesaikan dan menikmati half marathon atau marathon tentunya :D. Wow, I feel excited while writing this. Remember to enjoy your run this time. Be in the run, be in the moment. Push yourself harder. Pain is natural.

Traveling

Ternyata saat saya menulis poin ini pada 2019. Traveling adalah salah satu poin yang tidak menjadi resolusi lagi, jadi sebenarnya hanya ada 4 resolusi pada tahun 2019 yang tertulis di blog ini. Walaupun begitu, mari kita bahas sedikit tentang traveling. Memang tidak salah saya tidak memasukkan poin ini pada resolusi 2019, karena pada tahun 2019 ini, saya sama sekali tidak merasakan keinginan untuk pergi berpertualang lagi. Setidaknya tidak pergi ke tempat yang jaraknya jauh. Pada tahun 2020, rasanya ini masih tetap sama. Saya tidak berminat untuk mengunjungi suatu tempat baru. Jadi bisa dikatakan traveling tidak masuk dalam resolusi juga pada tahun 2020.

Menulis

Pada tahun 2019 saya membuat target untuk menulis dan memposting setidaknya satu artikel setiap bulannya dalam blog ini. Target ini berhasil saya capai dengan mudahnya. Tahun 2019 saya berhasil menulis 19 artikel dan sudah memposting hampir sebagian besarnya dalam blog ini. Selain itu saya juga punya satu target bonus yaitu menulis buku dan tentunya hal itu tidak terealisasi. Yang ada malah saya menulis sebuah cerpen. Kemudian hasilnya pun diposting pada sebuah forum private dan yang membuat saya senang adalah mendapat banyak respon positif dari pembacanya.

Sedangkan pada tahun 2020, target saya masih tidak berubah. Targetnya masih tetap sama, yaitu menulis dan memposting setidaknya satu artikel pada blog ini setiap bulannya. Mudah-mudahan bonusnya saya dapat meluangkan waktu untuk menulis sebuah cerpen lagi :D.

Membaca

Target saya dalam membaca buku untuk tahun 2019 adalah menyelesaikan membaca sebuah buku setiap bulannya. Itu berarti total targetnya adalah membaca 12 buku dalam 1 tahun. Target itu saya capai persis seperti yang direncanakan. Artinya saya tepat membaca 12 buku pada tahun 2019. Jumlah ini tentunya jauh berkurang drastis dibanding tahun 2018, dimana saya berhasil membaca 31 buah buku. Wow, itu berarti berkurang lebih dari setengahnya atau hanya sekitar 40% dari tahun sebelumnya.

Tapi tidak mengapa, karena ada alasan kenapa saya mengurangi jumlah target buku yang harus dibaca pada tahun 2019. Alasannya adalah saya ingin tidak sekedar membaca, tetapi juga mampu mempraktekkan dan mengimplementasikan isi dari buku yang dibaca selama tahun 2019. Hasilnya tidak begitu mengecewakan. Saya berhasil mengkonversikan 2 sampai 3 buku yang dibaca untuk dipraktekkan.

Dengan begitu, maka untuk tahun 2020 saya kira tidak akan ada perubahan untuk target ini. Saya akan tetap men-set target untuk membaca satu buah buku perbulan atau total 12 buku dalam satu tahun. Yang perlu diperbaiki adalah meningkatkan konversi ratenya agar lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Setidaknya bisa setengahnya alias 50% dari buku yang akan dibaca nantinya. (Sok keren pakai istilah konversi rate :p)

Finansial

Dan kita tiba pada bagian akhir dan paling sensitif. Berapa gaji kalian sebulan atau berapa pendapatan kalian sebulan? Hampir semua orang pasti mengelak dengan lihainya apabila diberi pertanyaan ini. Jarang sekali ada orang yang memberikan angka pasti untuk jawaban ini. Tentunya termasuk disini, jangan harap saya memberitahukan pendapatan bulanan saya :D. Namun tetap saja resolusi ini akan tetap ditulis, walaupun dalam bentuk persen ataupun nilai X dan Y :p.

Pada tahun 2019 saya mempunyai resolusi untuk mempunyai cash atau tabungan sebanyak nilai X. Nyatanya nilai itu tidak tercapai, tidak hanya itu saya malah kehilangan uang sebesar jumlah Y. Bukan karena digunakan untuk foya-foya, investasi bodong, maupun digunakan sebagai dana darurat kesehatan, tetapi dicolong alias kemalingan. Yah benar, uang cash yang saya simpan dirumah kecolongan maling. Tidak banyak memang, tetapi lumayan juga, karena sebesar pendapatan 1 bulan saya saat masih bekerja. Untungnya saat itu saya lagi membaca buku tentang minimalisme. Jadi tidak ada rasa sedih karena kehilangan. Hal ini tentunya karena uang itu saya anggap tidak pernah ada. Kenyataannya pun sekarang benar-benar menjadi tidak ada :D.

Okay, balik ke topik awal tentang resolusi. Bisa dikatakan resolusi saya untuk mempunyai uang senilai X gagal. Selain itu saya punya resolusi atau target lain tentang finansial. Apa itu? Berinvestasi! Ini merupakan salah satu hal yang saya banggakan pada tahun 2019. Bagaimana tidak, tujuan saya dalam resolusi ini tercapai dengan baik, meskipun agak terseok-seok diakhir tahun. Rencana saya untuk menginvestasikan dana sebesar Y rupiah setiap bulan dapat dilakukan. Tidak banyak memang, tetapi manfaat yang dirasakan sangat banyak. Tentunya bukan return dari investasi tersebut, karena dalam setahun walaupun bisa menghasilkan profit, tetapi tentunya tidak banyak. Manfaat yang saya rasakan adalah lebih tahu tentang jenis-jenis investasi yang ada di Indonesia. Sejauh ini saya sudah berinvestasi ke produk yang profil resikonya rendah maupun tinggi. Baik dari reksadana pasar uang, pendapatan tetap, obligasi, surat utang pemerintah, sampai dengan saham. Tentunya sebagian investasi berwarna merah alias merugi. Tetapi tidak apa, karena investasi ini adalah untuk jangka panjang. Jadi kembali ke topik awal, apakah resolusi finansial pada tahun 2019 ini dapat dikatakan gagal lagi? tergantung perspektif sih, tapi dapat saya katakan saya banyak belajar tentang finansial dengan membuat resolusi untuk kategori ini pada tahun 2019.

Nah, sekarang bagaimana dengan tahun 2020. Apa target finansial saya? Situasi finansial saya dapat dikatakan kurang baik untuk mulai membuat resolusi pada tahun ini. Tetapi apapun itu, resolusi harus dibuat dan target harus di-set agar realistis dapat dicapai. Resolusi tentang investasi masih sama dan harus dilanjutkan. Masalahnya adalah sekarang berapa nilai uang yang harus saya investasikan perbulannya. Apakah berkurang atau bertambah? Melihat situasi finansial saya sekarang, mau tidak mau untuk awal tahun ini harus berkurang. Kemudian saya juga harus menambah target minimal pendapatan bulanan yang harus didapatkan untuk hidup sesuai gaya hidup saat ini. Okay sudah diputuskan nilainya adalah X untuk investasi tiap bulan dan Y untuk jumlah pendapatan minimal :p. Sudah saya bilangkan, tidak mungkin saya menulis nilai nya dalam artikel ini.

Okay, saya sudah mereview semua resolusi tahun 2019 yang tertulis diblog ini tahun sebelumnya. Selain itu, saya juga menulis resolusi untuk tahun 2020 berdasarkan poin resolusi pada tahun sebelumnya. Apakah ada resolusi lain lagi yang harus saya capai selain poin-poin di atas? Tentunya ada, tetapi tidak saya tulis dalam blog ini. Anyway selamat tahun baru 2020 dan semoga kalian juga sudah membuat resolusi tahun 2020 kalian.

Leave a Reply