Half Marathon Combi Run 2019
Life Lessons,Run,Sport

Combi Run Half Marathon 2019

Combi Run merupakan event lomba lari kategori half marathon kedua yang saya ikuti sepanjang hidup ini. Ini merupakan satu-satunya event lomba lari yang saya ikuti tahun ini. Alasan saya mengikuti event ini adalah untuk merealisasikan salah satu resolusi di tahun 2019, yaitu menyelesaikan half marathon dalam waktu kurang dari 3 jam. Apakah saya berhasil?

Event Combi Run diselenggarakan pada tanggal 22 September tepatnya pada hari minggu. Combi Run diselenggarakan di BSD, Tangerang. Seperti biasanya, kali ini saya telah memesan penginapan pada hari Sabtu malam, itu yang saya kira waktu itu.

Hari Sabtunya saya bangun kesiangan. Siangnya saya berangkat dari kos saya di Mampang, Jakarta Selatan, tetapi bukan menuju ke penginapan. Saya mengunjungi rumah teman saya Richard yang baru saja mempunyai seorang bayi perempuan. Setelah menghabiskan waktu mengobrol dan memberi oleh-oleh untuk anaknya yang pertama, maka saya pun berangkat ke lokasi penginapan dari rumah Richard. Oh ya, Richard banyak memberi informasi tentang rute dan kendaraan publik yang bisa digunakan menuju penginapan. Kebetulan dia pernah kos di sekitar sana selama seminggu menjelang kelahiran anak pertamanya.

Dalam perjalanan menuju ke penginapan, saya mengecek kembali pemesanan diaplikasi Airy. Ternyata saya salah memesan tanggal penginapan, harusnya saya booking untuk menginap hari ini bukan keesokan harinya. Kemudian saya berniat untuk membooking lagi di tempat yang sama pada hari itu, sayangnya sudah full. Sehingga, akhirnya saya menginap di tempat lain malam itu, dengan melakukan pemesanan melalui aplikasi Traveloka.

Lagi-lagi saya ceroboh. Entah apa yang saya pikirkan saat melakukan pemesanan online sebelumnya. Bukan hanya kali ini, kecerobohan saya juga terjadi tahun kemaren saat event Borobudur Marathon. Semoga kedepannya hal-hal bodoh seperti ini tidak terjadi lagi.

Intinya saya tidak menginap di pesanan pertama saya yang salah jadwal, tetapi akhirnya menginap di Foresta Studento dekat BSD. Yang menarik di sini adalah tempat kos yang juga bisa disewakan perhari dan perminggu, selain perbulan tentunya. Salah satu fasilitas kos yang tidak saya lewatkan adalah dapurnya. Apalagi kalau bukan untuk memasak mie instant. Sudah lama sekali saya tidak memakan mie instant buatan sendiri, apalagi memasak sendiri. Kata orang mie instant masakan abang-abang lebih enak, bagi saya itu tidak tepat. Lebih nikmat mie instant masakan sendiri :D. Perjuangan memasak sendiri itulah yang membuat masakan menjadi lebih enak (Yaelah kayak ribet aja cuma masak mie instant).

Ok, penginapan sudah, makan sudah, saatnya tidur dan siap-siap untuk half marathon besok harinya. Keesokan harinya saya ke lokasi lomba lari dengan memesan jasa ojek online, karena tempatnya dekat maka hanya butuh waktu sekitar 5 menit jarak tempuh dari penginapan.

Setelah sampai di sana, saya menyempatkan diri untuk pemanasan dengan berlari-lari kecil terlebih dahulu. Sebentar lagi, saatnya untuk membuktikan latihan saya selama 3 bulan. Latihan yang bolong-bolong dan hanya menyempatkan waktu untuk lari pada saat weekend.

Saat awal lari yah santuy aja, karena sebelumnya sudah latihan dan pemanasan juga. Saya tinggal menyempatkan untuk mengambil air putih atau isotonik di setiap stan minuman pada jarak 2.5K agar tidak dehidrasi. Oh ya, tidak lupa saya berlari sambil mendengarkan podcast Box2BoxID. Saat podcast Box2BoxID episode terakhir selesai, saya baru menempuh jarak lebih kurang 7-8K. Kemudian saya melanjutkan mendengarkan musik di Spotify.

Setelah sampai di KM ke 13 atau 14, nafas sudah mulai ngos-ngosan. Saat itu saya mulai sesekali berjalan, kemudian berlari lagi. Hal ini saya lakukan sampai akhirnya pacer half marathon 3 jam melewati saya pada KM ke 16-17, hal ini menandakan bahwa resolusi tahun 2019 saya terancam gagal diwujudkan.

Setelah itu saya mencoba mengejar dengan berlari lebih cepat, tetapi sayang sekali tidak mampu. Di sisa kilometer tersebut saya masih terus mendengarkan lagu sambil sesekali berhenti untuk mengoleskan cream Salonpas untuk mengaburkan rasa nyeri pada otot kaki.

Kemudian menjelang KM 20, akhirnya saya sadar target tidak akan tercapai, karena sudah mendekati 3 jam, sedangkan jarak tempuh masih 1KM lagi dan pacer half marathon 3 jam sudah tidak keliatan di depan mata. Tetapi saya tidak begitu kecewa dan malah mendapat sedikit pencerahan. Saya tetap menikmati lomba lari half marathon ini, karena tidak memberi pressure untuk harus 3 jam. Mungkin lain kali malah tidak harus ada target lagi, tetapi cukup menikmati saja. Seperti kata Naomi (Salah satu ibu-ibu pelari yang mengikuti half marathon saat saya mengikuti 10K pertama di Halong Bay, Vietnam).

Tidak lama kemudian, saya pun finish half marathon ini dengan catatan waktu 3 jam 9 menit dan 39 detik. Hampir lebih 10 menit dari resolusi saya. Tidak apa-apa, yang penting saya finish dengan catatan waktu lebih baik dari tahun sebelumnya :D. Kebiasaan bawa santuy ya gini.

  • Sertifikat Combi Run Half Marathon 2019
  • Hasil Combi Run Half Marathon 2019
  • Hasil Combi Run 2019 dari RunPage
  • Medali Combi Run 2019

Setelah finish, seperti biasa pelari akan mendapatkan medali, pisang dan minuman botol serta isotonik. Selain itu saya juga mendapatkan kaos finisher, karena kategori half marathon adalah kategori utama di Combi Run. Lumayan dapat kaos yang dapat digunakan pas jogging nantinya.

Jadi, bagaimana dengan resolusi yang gagal tercapai untuk tahun ini? Hmm, sepertinya saya akan tetap mentargetkan kembali resolusi ini tahun depannya, berarti sekali lagi mengikuti half marathon. Untuk marathon nanti saja deh :p. Untuk tahun depan, seharusnya saya lebih enjoy dalam latihan atau bukan latihan namanya, tetapi jogging biasa. Saya akan berlari tanpa goal dan turn off aplikasi Strava. Lari tanpa beban dan dengan lebih bahagia. Bukankah ini tujuannya melakukan hobi :D.

Sambil menulis artikel ini, membuat keinginan saya untuk mulai berlari muncul lagi. Maklum, kebiasaan setelah lomba lari, saya off bahkan untuk sekedar jogging santai. Sampai sekarang sudah 1 setengah bulan saya tidak berlari. Tahun kemaren malah lebih parah, setelah half marathon race, saya off sampai 3-4 bulan. Ayok mari kita mulai berlari lagi!

  • Gallery Combi Run 2019
  • Gallery Combi Run 2019
  • Gallery Combi Run 2019
  • Gallery Combi Run 2019

Leave a Reply