Burnout
Life Lessons,Tips

Ide Jenius Saat Burnout

Akhir-akhir ini saya burnout lagi dari pekerjaan. Setiap kali burnout, biasanya saya memilih resign dan memerlukan waktu melakukan kegiatan lain, seperti traveling seorang diri ke tempat yang tidak pernah di kunjungi. Tapi tidak bisa begini juga selamanya, harus ada cara lain untuk menyiasati kondisi ini.

Oh ya, sekilas tentang burnout. Beberapa waktu ini saya berdiskusi dengan teman kerja saya di tempat sebelumnya yang juga mengalami kondisi serupa. Dari hasil pembicaraan tersebut, dapat kami simpulkan bahwa burnout itu tidak hanya terjadi apabila load kerja yang terlalu banyak, tetapi bisa juga terjadi karena rutinitas yang sama, yaitu melakukan pekerjaan yang sama terus menerus. Tidak adanya kepercayaan atasan, sehingga hanya diberikan tugas remeh temeh juga dapat menyebabkan burnout loh. Intinya burnout dapat disebabkan perbagai hal yang efeknya adalah membuat kita tidak merasakan tujuan atau semangat lagi untuk bekerja.

Nah dari kondisi di atas, pasti banyak kan dari kalian yang pernah mengalami hal yang serupa. Ada yang cuma berlangsung selama sehari-dua hari. Ada juga yang berlangsung berhari-hari, berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Gawat dong kalau seperti itu.

Oh ya, kabar buruknya adalah saya juga tidak tahu solusi mengatasi burnout ini. Loh loh, jadi kok cerita panjang lebar dan sok tahu tentang burnout sih dari tadi? Yah karena saya ingin menyiasati atau mencoba satu cara yang berbeda untuk mengatasi burnout kali ini. Apakah itu? Caranya simple, brilliant dan jenius. Kebetulan saya mendapat kebagian mendokumentasi cara kerja suatu teknologi di tempat saya bekerja sekarang. Nah, kenapa tidak saya share saja ilmu yang saya dapat dari hasil dokumentasi itu ke blog ini. Gimana? cemerlangkan idenya? Apalagi efek burnout juga membuat saya jarang menulis lagi, jadi sekalian donk, sekali lempar batu 2 ekor kodok yang kena :p.

Leave a Reply