Kota Tarempa, Pulau Siantan, Anambas
Food,Travel

Kepulauan Anambas: Tarempa, Siantan

Kali ini saya akan mengulas tentang perjalanan dan tempat wisata di salah satu wilayah Kepulauan Riau yang berada di laut lepas Natuna Utara atau yang lebih dikenal dengan sebutan Laut Cina Selatan, dulunya! Ga tau juga kenapa berubah namanya. Mungkin karena ga mau disangka milik negara China kali ya.

Tempat ini adalah Anambas yang merupakan salah satu Kabupaten Provinsi Kepulauan Riau. Letaknya cukup jauh dari wilayah Kepri lainnya, yaitu berada diantara Pulau Sumatra dan Kalimantan. Ga percaya? Klik aja ne link lokasi Google Mapsnya.

Kota Tarempa yang terletak di Pulau Siantan adalah ibukota dari Kabupaten Anambas. Ada 2 metode transportasi yang dapat mengantarkan Anda ke sini. Yang pertama adalah melalui jalur laut, kita bisa naik kapal feri yang berangkat dari Tanjung Pinang, Ibukota Kepulauan Riau. Jalur kedua melalui udara, yaitu naik pesawat baling-baling Wings Air dari Batam menuju ke Letung. Baru dari Letung, naik kapal lagi menuju Tarempa. Oh ya, Letung adalah salah daerah yang terletak di Pulau Jemaja dan termasuk wilayah kabupaten Anambas.

Kedua rute diatas saya alami sendiri, yaitu datang melalui rute 1, naik kapal dari Tanjung Pinang menuju ke Tarempa. Di mana kita akan berhenti setelah 2/3 perjalanan di Letung untuk makan siang, baru sisa perjalanan menuju ke Tarempa. Sedangkan rute kedua saya ambil saat meninggalkan Tarempa, yaitu naik Kapal KM Bukit Raya menuju Letung, baru dilanjutkan naik pesawat baling-baling dari Letung menuju Batam.

Sebagai Ibu Kota Kabupaten, daerah yang paling padat penduduk adalah di sekitar pelabuhan. Mayoritas penduduk di sana adalah orang Melayu dengan mata pencarian nelayan.

Ada banyak tempat wisata yang berada dan berada dekat dengan Kota Tarempa. Berikut adalah beberapa tempat wisata yang sempat saya kunjungi pada akhir tahun 2018 kemaren. Yah, bukan waktu yang tepat untuk berkunjung ke sini, karena musim hujan dan pasang air yang tinggi saat itu.

 

Air Terjun Temburun

Air terjun dengan 3 lantai ini terletak persis di tepi jalan. Perjalanan ke Air Terjun Temburun tidak sulit dijangkau, karena jalan di Tarempa sudah beraspal. Kita tinggal menuju ke arah kantor Bupati baru di Anambas.

Saya datang saat musim hujan, jadi air mengalir dengan deras di Air Terjun Temburun. Kemudian di seberang Air Terjun Temburun terdapat pondok yang sangat cocok sebagai tempat foto-foto atau sekitar nongkrong sore bersama teman-teman.

This slideshow requires JavaScript.

 

Pantai Arung Hijau

Pantai Arung Hijau terletak agak jauh dari pelabuhan,. Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang pantainya, karena waktu itu saya datang pada sore hari. Walaupun begitu, saya masih sempat melihat matahari terbenam di sini. Menikmati sunset adalah waktu yang tepat saat itu, apalagi ditemani oleh Indomie rebus. Memang cocok, karena siang harinya hujan turun dengan deras.

This slideshow requires JavaScript.

 

Vihara Gunung Dewa Siantan

Di Tarempa terdapat sebuah Vihara yang berdiri kokoh di samping tebing. Nama Vihara ini adalah Vihara Gunung Dewa Siantan. Vihara ini merupakan salah satu tempat yang strategis untuk melihat kota Tarempa dan pelabuhannya dari pinggir laut. Hal ini karena, letak vihara ini yang strategis. Di depan Vihara Gunung Dewa Siantan kita dapat melihat bentangan laut Anambas yang luas. Mengalihkan pandangan sedikit saja kekiri, kita dapat melihat pelabuhan di kota Tarempa, lengkap dengan perumahan penduduk dan pinggir pantainya yang indah.

This slideshow requires JavaScript.

 

Pulau Temawan

Untuk menuju Pulau tak berpenghuni ini, maka kita harus menyewa speed boat terlebih dahulu, karena letaknya bukan di Kota Tarempa. Luas Pulau Temawan tidak begitu besar. Kita dapat mengitari pesisir pantai dengan waktu lebih kurang 30 menit berjalan kaki.

Kemudian, air laut di Pulau Temawan sangat jernih dan dangkal, sehingga cocok bagi kita untuk berenang di sini. Kita juga dapat melihat pulau-pulau lain tidak jauh dari Pulau Temawan dari sini.

This slideshow requires JavaScript.

 

Mie Goreng Tarempa

Terakhir, bukan tempat wisata, tetapi salah satu makanan khas Kepulauan Anambas. Apalagi kalau bukan Mie Goreng Tarempa. Apa yang membuat Mie Goreng Tarempa unik dan wajib dicoba? Pertama, tekstur mienya yang lebih besar, tetapi gepeng atau tipis, bukan seperti tekstur mie biasanya. Kemudian, rasa pedas Mie Goreng Tarempa yang berasal dari bumbu sambal belacan. Hmm, bagi anda yang suka sambal belacan, memang wajib dicoba ne.

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply