Kupat Tahu di Kota Magelang
Food,Run,Travel

Road to Borobudur Marathon: Kuliner Dadakan di Magelang dan Jogja

Ikut lomba lari dan jalan-jalan di tempat wisata suatu kota tidak lengkap kalau tidak mencoba makanannya. Walaupun niat awal ke Jogja maupun Magelang bukan untuk kuliner, tetapi saya tetap sempat mencoba beberapa kuliner yang berkesan di sana. Makanan yang saya coba juga bukan makanan yang megah atau apa ya, ada yang sengaja di cari, tetapi ada juga yang tidak di cari. Ini ne beberapa kuliner yang saya coba di perjalanan kali ini.

 

Kupat Tahu Magelang

Kupat tahu yang saya coba ini terdapat di Warung Tahu Pojok Magelang. Nah, kupat tahu di warung ini cukup terkenal loh. Apalagi Mantan Bapak Presiden kita yang-6 Bapak Susilo Yudhoyono pernah makan di sini. Bukan hanya sekali, tetapi setiap ada kesempatan kalau berkunjung ke Magelang, maka Ibu Ani Yudhoyono akan menyempatkan waktu makan kupat tahu di sini.

Tempatnya sih sederhana, seperti bentuk warung kebanyakan, hanya saja di dinding-dinding warung ini banyak dipajang artis-artis yang pernah makan di sini. Menu andalannya tentu Kupat Tahu. Lokasinya tidak jauh dari Alun-alun Kota Magelang, jadi kalau Anda sudah berada di Alun-alun Kota Magelang tinggal ketik aja di Google Maps “Warung Tahu Pojok Magelang” dari sini Anda bisa berjalan kaki saja ke sana. Tidak jauh kok, paling tidak sampai 5 menit berjalan kaki.

Saya datang pas warung ini baru buka, yaitu sekitar jam 9 pagi. Walaupun begitu, separuh warung ini sudah terisi orang-orang yang lagi menunggu pesanannya. Apalagi kalau bukan Kupat Tahu. Setelah menunggu sekitar 10 menit, akhirnya satu-persatu pesanan diantar, termasuk kupat tahu dan es teh manis pesanan saya.

Porsinya cukup banyak ya bagi saya, tetapi karena rasanya enak yah habis juga ne kupat tahu :D. Yang menarik perhatian saya adalah rasa kuah kacangnya yang manis dan tekstur kuahnya yang lebih ke arah cair dibanding kental. Emang khas makanan Jawa ya, jadi lebih manis-manis gitu. Bagi Anda yang suka pedas jangan khawatir, karena tinggal minta banyakin aja cabenya. Total harga makanan saya waktu itu 20K alias 20 ribu, sudah termasuk es teh manis dan 1 bungkus kerupuk. Cukup terjangkaukan? Jangan lupa cobain kalau berada di Kota Magelang.

This slideshow requires JavaScript.

 

Ayam Geprek di Jogja

Nah, tanpa disangka tempat menginap saya di Jogja dekat dengan warung yang katanya warung ayam geprek perdana di Indonesia. Wow! kerenkan. Nama warungnya adalah Warung Ayam Geprek Bu Rum. Anehnya saya malah tidak mencoba ayam geprek di sana, kenapa? Yah, karena saya tidak tahu warung ayam geprek yang sederhana di tepi jalan itu adalah bukti sejarah banyaknya warung ayam geprek di seluruh Indonesia saat ini.

Saya masuk ke warung ini dengan niat untuk sarapan. Waktu itu saya memesan nasi sayur dan telur saja, hahaha. Masih teringat saya berkata kepada abangnya “Ada menu lain selain ayam geprek bang?”. Yang dijawab “Ga ada bang, di sini emang khusus ayam geprek.” Akhirnya sayapun memesan nasi sayur plus telur sabagai sarapan, karena kalau makan ayam geprek pagi-pagi untuk sarapan sih terlalu berat bagi saya. Untuk harganya kalau tidak salah 8K dan rasanya tidak perlu diragukan lagi, enak-enak mah kalau makanan di Jogja.

Selain itu, tepat di sebelahnya ada juga warung yang berjualan ayam geprek plus kuah tongseng. Nama warungnya adalah Ayam Geprek Bu Nanik. Nah, ayam geprek yang saya coba adalah yang di sini, tetapi minus kuah tongsengnya. Warung ayam geprek di Jogja rata-rata self service, termasuk yang di sini, jadi kita ambil sendiri nasinya dan sambal-sambal yang akan digeprek sama abangnya. Untuk harga dan rasa cocok sih bagi saya. Kalau makanan Indonesia tipe-tipe seperti ini mah, enak-enak aja bagi saya :D.

Terakhir, Ayam Geprek Topan. Nah kalau ini tempatnya hanya beda jalan, eh atau beda gang aja ya? Whateverlah… Saya makan di sini waktu malam hari saat ayam gepreknya sudah habis, haha. Jadinya saya hanya makan nasi dengan menu lauk lainnya, seperti telur, tempe orek, tempe goreng dan sambal cumi yang menjadi juaranya. Seperti kata saya sebelumnya, kalau makanan tipe ini mah saya pasti suka dan bilang enak aja, emang subjektif sih, haha. Eh, jangan lupa kalau lagi di Jogja, dicoba yah makan ayam gepreknya, terserah deh yang mana aja :D.

This slideshow requires JavaScript.

 

 

Nasi Goreng di Stasiun Jogja

Kalau yang ini ne karena kepepet, baru coba makan di stasiun. Waktu itu buru-buru ke stasiun, karena takut ketinggalan kereta seperti pengalaman sebelumnya (baca di sini ceritanya). Jadi, pagi-pagi udah tiba di stasiun tanpa sarapan terlebih dahulu. Kemudian, karena waktu masih tersisa banyak saat di stasiun, baru deh coba sarapan di sini.

Nama tempatnya Two Mart, toko ini adalah toko oleh-oleh yang juga menjual menu makanan. Di sini saya memesan seporsi nasi goreng. Penampakannya sih sederhana yah, tidak ada yang aneh-aneh. Rasanya yah, juga tidak ada istimewanya sih :D. Untuk harga, yah lumayan lebih mahal, karena sudah di dalam stasiun. Tertarik mencoba lagi? bagi saya sih tidak ya, kecuali kepepet lagi :p.

This slideshow requires JavaScript.

 

 

Sekian cerita kuliner yang saya coba di Jogja dan Magelang, semoga bisa jadi bahan referensi bagi kalian, apakah mau coba menu kuliner di atas? It’s up to your choice, same as your life.

Leave a Reply