Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of Pilgrimage
Book

Ending Cerita Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of Pilgrimage

Ada yang seperti saya? langsung search internet untuk melihat pendapat orang setelah selesai membaca buku Haruki Murakami yang satu ini. Yah, lagi-lagi Haruki Murakami dengan kejeniusannya meninggalkan ending cerita yang membuat kita menerka-nerka, berimajinasi, sekaligus kekesalan :D. Why? Why! Haruki Murakami! Walaupun ending yang begitu, tetapi membuat kami tetap terkagum-kagum dengan karyamu.

Walaupun pertama kali menulis dengan topik buku Haruki Murakami di blog ini. Buku Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya bukanlah buku pertama penulis yang saya baca. Buku Haruki Murakami yang pertama saya baca adalah What I Talk About When I Talk About Running.  Setelah membaca buku itu, secara legal dan sah Haruki Murakami menjadi penulis favorit saya. Bukan hanya itu, buku ini mengubah kebiasaan hidup saya, karena buku inilah saya menjadikan berlari menjadi hobi. Haruki Murakami adalah seorang penulis yang bisa mengubah pembaca melalui tulisannya. Tidak banyak penulis yang memiliki kemampuan seperti itu. That’s why I admire him.

Tapi tetap saja, kenapa kau begitu kejam Haruki Murakami. Selalu meninggalkan kami untuk berimajinasi sendiri dengan hasil karyamu. Meninggalkan teka-teki yang membuat pembaca menerka-nerka setelah ending dari cerita Tsukuru Tazaki ini. Walapun sudah habis membaca, tetapi masih kepikiran tentang kehidupan tokoh dalam bukunya. Seperti meninggalkan sebuah lubang yang harus pembaca isi sendiri. Yah, intinya sulit dijelaskan, kalau mau tahu silahkan baca sendiri buku karya Haruki Murakami yang satu ini.

Oh ya, kalau ada yang mau diskusi tentang cerita Tsukuru Tazaki, silahkan tinggalkan komentar di bawah ya. Mari kita berbagi perasaannya setelah selesai membaca buku ini :D.

Leave a Reply