Koleksi Medali Lomba Lari
Life Lessons,Run,Sport,Travel

Mengikuti Event Lomba Lari di Sekitar Jakarta 2018

Lari saat ini telah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan, apalagi di ibukota Jakarta. Karena itu, sekarang banyak sekali yang menyelenggarakan event lomba lari. Kalau mau di ikuti, bahkan setiap minggu pun ada. Sedangkan saya di tahun 2018 ini telah mengikuti 5 event lomba lari di Jabodetabek, 3 di Jakarta dan 2 lagi di Tangerang. Pada postingan kali ini, saya akan berbagi pengalaman saat mengikuti event lomba lari tersebut. Mari kita mulai dari event pertama di bulan Juli, saat Asian Games 2018.

 

Asian Games Fun Run

Event lomba lari pertama yang saya ambil di Jakarta adalah kategori 5K. Event ini diselenggarakan dalam rangka Asian Games 2018 di Indonesia dengan tema Asian Games Fun Run 5K. Pendaftaran untuk event ini sangat terjangkau bila dibandingkan dengan event lomba lari lainnya, yaitu cukup Rp. 50.000. Isi race packnya berupa sebuah kaos ukuran all size dan nomor BIB kita.

Race packnya saya ambil satu hari sebelum lomba dalam keadaan tidak fit. Keesokan harinya, ternyata saya batal mengikuti lomba lari ini, karena kondisi tubuh tidak membaik. Bahkan keesokan harinya lagi, saya tidak masuk kerja. Agak nyesak dan nyesal sih, tidak bisa ikut event lomba lari yang langka ini, apalagi tidak dapat mengoleksi medalinya. Kapan lagi Indonesia jadi tuan rumah Asian Games dan mengadakan event seperti ini lagi. Anyway life move on, just like the run, we move forward.

Berikut link websitenya, terakhir check sudah tidak bisa diakses.

 

Miniso Run

Bulan berikutnya pada Agustus, saya mendaftarkan diri pada event Color Run yang diselenggarakan oleh Miniso. Ini adalah event lomba lari perdana Miniso di Jakarta. Dengan uang pendaftaran Rp. 100.000, kita mendapat no. BIB, kaos ukuran all size, medali, botol minum kaca dari Miniso, voucher, snack dan minuman. Wow, lumayan yah isi racepacknya, hanya sayang kaosnya kebesaran dan bahan kaosnya adalah bahan kaos biasa.

Kategori lombanya hanya satu, yaitu 5K. Event ini diselenggarakan pada hari Minggu di Thamrin, tempatnya car free day. Bisa dibayangkan tidak, pada saat car free day diadakan lomba lari tanpa dilakukan penutupan jalan? oh ya, tidak lupa event harusnya dimulai jam 6 pagi tetapi molor. Alhasil saya hanya berlari sekitar  30% dan 70% sisanya berjalan. Awalnya saya masih mencoba untuk berlari, tetapi setelah merasakan susahnya berlari di antara kerumunan orang dengan berbagai sudut arah jalan, akhirnya saya menyerah. Bukan cuma saya, ada peserta yang malah jalan dari awal sampai akhir lomba. Selain itu jaraknya juga tidak sampai 5K, tetapi lebih pendek dari itu.

Kemudian, saat tiba di garis finish, dengan berjalan kaki tentunya. Ada beberapa orang yang bertugas mencipratkan tepung ke arah kita. Awalnya saya sudah berusaha menghindar, tetapi akhirnya kena ciprat juga pada sisi muka sebelah kiri. Oh s**t! bukan hanya itu, sepatu baru saya juga kena ciprat! Jadi ini toh yang namanya Color Run. Cukup kali ini saja saya ikut yang namanya Color Fun Run. Ini mah ga bakal cocok sama saya yang introvert.

Setelah event selesai, lumayanlah saya bisa merasakan suasana car free day di Jakarta untuk pertama kalinya. Hari itu saya coba makan kuliner pecalnya, sebelum pulang. Oh ya, info event ini saya dapatkan dari Instagram.

 

New Balance Run

Kemudian pada bulan September, saya mengikuti satu lagi lomba lari, kali ini di Mall @ Alam Sutera, Tangerang. Event lomba lari ini diselenggarakan oleh New Balance dengan jarak tempuh 8+1K. Di mana jarak tempuhnya adalah 8K, tetapi setelah finish para peserta dapat berlari 1K lagi untuk push the limit. Tentunya yang berlari 1K lebih akan mendapatkan tambahan perkakas dimedalinya.

Salah satu teknologi yang digunakan dalam event ini sangat menarik perhatian saya. Pic2Go, ada yang tahu apa itu? Nah, di masing-masing nomor BIB peserta terdapat QR Code, dimana apabila saat kita difoto dan QR Code ini terlihat jelas di foto, maka kita dapat dengan mudah mencari foto kita dalam event ini. Caranya cukup buka website Pic2Go dan masukkan nomor BIB kita, maka foto kita yang sudah terlupload akan langsung disortir dan ditampilkan, keren kan!

Selain itu, di event lomba lari ini saya hampir pitam. Kejadiannya terjadi saat di water station pertama. Waktu itu saya yang berlari, langsung berhenti untuk mengambil air. Setelah minum, pandangan sekitar tiba-tiba menjadi semakin gelap. Terpaksa saya berhenti sebentar dulu. Setelah agak mendingan, barulah saya melanjutkan lomba lagi, kali ini dengan berjalan kaki sejauh 1K, baru kemudian melanjutkan berlari sampai finish. Alasan kenapa saya bisa pitam adalah mungkin karena kurang tidur. Malam sebelumnya saya masih terjaga saat jam 2 pagi, kemudian bangun jam 4 pagi untuk bersiap-siap pergi ke event lomba lari ini.

Apapun itu, akhirnya saya menyelesaikan lomba lari 9K ini dengan catatan waktu 01:14:08.

 

Mandiri Tjanting Run

Kemudian di Bulan Oktober, saya mengikuti event lomba lari di Sinar Mas Land, Green Office Park. BSD, Tangerang. Event ini diadakan dalam rangka memperingati hari batik dengan sponsor utama Bank Mandiri yang juga merayakan ulang tahunnya di bulan yang sama, makanya event lomba lari ini disebut Mandiri Tjanting Run, dengan tema Together in harmony.

Agar tidak mengulangi kesalahan yang sama pada lomba lari sebelumnya, maka kali ini saya menyewa Airy di sekitar lokasi tempat lomba lari. Tujuannya agar tidak perlu bangun terlalu pagi dan mendapat tidur yang cukup. Hasilnya pada lomba lari kali ini, saya dapat menuntaskan lomba lari dengan catatan waktu yang memuaskan, yaitu 1 jam 20 menit.

Walaupun begitu, saya sempat kesulitan di awal-awal start lomba lari, karena tidak melakukan pemanasan terlebih dahulu. Akibatnya, sebelum sampai ke water station pertama, saya sudah sempat berhenti berlari untuk berjalan. Kemudian setelah itu, saya melanjutkan lari sampai finish tanpa berjalan lagi, kecuali di water station sih :D.

Salah satu pengalaman yang mengesankan di luar lomba lari kali ini adalah waktu yang dihabiskan setelah event itu. Setelah event, saya kembali ke penginapan untuk mandi, baru kemudian keluar untuk mencari sarapan. Setelah itu, saya kembali lagi ke penginapan dan menghabiskan waktu sebelum check out pada tengah hari. Waktu yang tersisa saya habiskan dengan menulis blog ini dan membaca buku. Sungguh moment yang menyenangkan, mengerjakan apa kita senangi walaupun sebatas menulis, membaca dan berlari. Jadi kepikiran untuk cepat-cepat financial free dan menghabiskan waktu melakukan hobi kita saja.

Glowing Night Run

Terakhir di awal bulan Desember, saya mengikuti event lomba lari pertama pada malam hari sejauh 5K di Parkir Plaza Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK). Ini merupakan lomba lari yang paling mudah bagi saya :D. Alasan pertama adalah karena diadakan pada malam hari. Jamnya sesuai dengan waktu saya latihan lari saat pulang kerja. Selain itu, jaraknya ternyata tidak sampai 5K, paling jauh 4K atau mungkin cuma 3K. Sedangkan biasanya saya latihan setiap malam minimal 5K, jadi lomba lari ini adalah paling enteng diantaranya semuanya ;D (Sombong).

Selain diadakan pada malam hari, event lomba lari ini cukup menarik, karena peserta diberi perkakas glowing yang dapat bersinar. Kemudian ada juga lintasan yang berbusa sepanjang 1-2 meter. Lumayan sekalian bersih-bersih sepatu :D. Terakhir ada rintangan seperti istana takeshi :p. Yah tidak se-ekstrem itu sih, tetapi ada tempat kayak arena bermain anak-anak yang diisi udara tersebut. Hanya saja permainannya adalah memancat melewati bukit sebanyak 2 kali dengan tantangan seperti gempa gitu. Yah ga susah sih, tapi menarik dan fun juga saat mencoba melewati rintangan tersebut. Oh ya rintangan ini bersifat optional, bisa dilewati saja kalau tidak berminat.

Informasi terakhir, lomba lari kali ini tidak merecord waktu lari kita. Saya yang biasanya set waktu lari dengan aplikasi Strava juga tidak ikut merecord lari kali ini, karena ingin lebih menikmati larinya. Maklum, kemaren sempat off, karena cedara lutut kiri saat ikut HM dievent Borobudur Marathon pada bulan November.

 

Dari 5 pengalaman lomba lari tersebut, saya belajar bahwa tidur yang cukup dan melakukan pemanasan sangat krusial dalam lomba lari. Hal ini tidak pernah menjadi masalah dalam lari regular saya, karena biasanya saya berlari dimalam hari setelah pulang kerja. Sepertinya saya harus belajar untuk bangun lebih awal dan berlari dipagi hari, agar terbiasa saat mengikuti lomba lari yang selalu diadakan dipagi hari. Doakan impian saya yang satu ini terwujud ya! 😀

Leave a Reply