Bantal dengan logo Airy Rooms
Travel

Pengalaman Pertama Menggunakan Airy Rooms

Pertama kali yang terlintas dikepala saya saat mendengar Airy Rooms adalah Airbnb. Yah, dari awalan namanya saja sudah terdengar sama, dan saya pikir ini adalah aplikasi Airbnbnya versi Indonesia. Ternyata saya salah dan benar. Pertama, benar, karena Airy Rooms memang berasal dari Indonesia. Kemudian salah karena, Airy Rooms tidak mirip atau berbeda dengan Airbnb. Jika di Airbnb kita bisa menyewa rumah dengan pemilik sebagai pengelolanya, maka di Airy Rooms berbeda. Airy Rooms bermitra atau bekerjasama dengan hotel-hotel di Indonesia untuk menyewakan tempat tinggal dan sekaligus mengelola fasilitas dengan mitranya. Memang ada beberapa layanan yang sama, tetapi tetap saja tidak sama.

Nah pada kesempatan kali ini, saya akan menuliskan pengalaman pertama saya menggunakan layanan Airy Rooms saat berada di Bali. Berbeda dengan pengalaman saya menggunakan Airbnb sebelumnya, dimana saya memesan jauh-jauh hari sebelum menginap, sedangkan saat memesan layanan Airy Rooms, saya melakukannya 1-2 jam sebelum melakukan check-in.

Ceritanya berawal dari saya dan teman saya yang lagi traveling ke Bali. Kami berwisata di beberapa tempat wisata di Bali sampai sekitar jam 14:00 WIB. Setelah selesai berkunjung di tempat wisata terakhir pada hari itu, yaitu di Pura Luhur Uluwatu, dan masih di tempat yang sama, kamipun memutuskan untuk memesan penginapan di sekitar Kuta, agar lebih dekat dengan tujuan wisata kami keesokan harinya.

Sambil duduk dan minum di sebuah warung di Uluwatu, kami pun memesan tempat penginapan dengan nama Sariqu House. Kamar yang bisa ditempati oleh 2 orang ini seharga 140K permalam. Setelah melakukan pemesanan dan pembayaran online, maka kamipun langsung tancap gas kembali ke Kuta. Perjalanan dari Uluwatu ke Kuta memakan waktu lebih kurang 30-45 menit. Waktu itu kami langsung menuju ke Sariqu House tanpa konfirmasi terlebih dahulu, karena dari aplikasi telah tertera berhasil melakukan pemesanan.

Dengan bermodal titik koordinat dari aplikasi Airy Rooms dan bantuan Google Maps, maka kamipun tiba di Sariqu House tanpa tersesat terlebih dahulu :D. Saat tiba di sini, pada tampilan HP saya sudah ada beberapa panggilan tidak terjawab dengan nomor yang sama. Saya tidak bisa mengecek HP saat itu, karena sedang mengendarai motor. Suspek kami saat itu, mungkin telepon dari mitra Airy Rooms yang kami pesan kamarnya, tetapi karena sudah di depan pintu, jadi kami abaikan panggilan tidak terjawab tersebut dan langsung menuju meja recepsionis di Sariqu House.

Setelah menunjukkan kartu identitas alias KTP dan bukti pemesanan di aplikasi Airy Rooms, kamipun dipersilakan masuk ke kamar yang terletak di lantai dasar. Oh ya tempat penginapan di Sariqu House hanya bertingkat satu, tetapi kami takjub, karena kamarnya yang luas, bersih, nyaman dan masih baru. Setelah meletakkan barang bawaan kami, maka sesi foto-foto pun dimulai :D. Maklum sebagai bahan review nantinya. Untuk fasilitas silahkan dinilai dari foto dan tulisan saya selanjutnya.

Tempat yang kami pesan di Sariqu House memiliki teras dengan sebuah meja dan 2 kursi kayu. Kemudian di bagian dalamnya terdapat 2 ranjang terpisah, karena memang kami memesan kamar untuk ditempati 2 orang. Awalnya kami mengira bakal mendapat kamar dengan sebuah ranjang besar, tetapi yang kami dapatkan malah lebih baik :D.

Satu hal yang tidak lepas dari mata saat masuk ke kamar adalah logo Airy Rooms yang berada di mana-mana. Yang paling jelas adalah bantal berwarna biru muda dengan logo Airy Rooms yang terdapat di ranjang. Sebelumnya saya kira gambar kamar Airy Rooms di aplikasi kelihatan sama semua, karena itu adalah gambar defaultnya jika mitra tidak mengupload gambar, tetapi ternyata kamar mitra Airy Rooms memang didesign sedemikian rupa dengan tatanan dan barang-barang yang sama seperti pada gambar, termasuk bantal dengan logo Airy Rooms tersebut.

Selain itu, Airy Rooms juga menyediakan snack gratis yang ditempatkan di sebuah kotak dengan logo Airy Rooms tentunya. Di sana tertulis snacknya gratis, tetapi kotaknya tidak boleh dibawa pulang ya. Isi snacknya adalah beberapa bungkus biskuit dan 2 botol air kemasan berukuran kecil. Selain snack, di kamar mandi juga terdapat perlengkapan toilet yang ditempatkan di dalam tas kecil lagi-lagi dengan logo Airy Rooms. Di dalam tas tersebut terdapat sepasang sikat dan pasta gigi, sebotol sampo dan sabun, lalu juga ada sebuah sisir plastik. Keren kan, barang yang disediakan masih baru semuanya. Saya dan teman saya kagum dengan fasilitas yang didapat dari Airy Rooms tersebut.

Oh ya selain membahas tentang fasilitas dengan logo Airy Rooms, mari kita lihat juga apa fasilitas lain yang disediakan mitranya, yaitu Sariqu House. Fasilitas yang disediakan Sariqu House sudah hampir seperti hotel, di kamarnya sudah dilengkapi dengan pendingin udara. Lalu terdapat juga sebuah televisi dan lemari pakaian yang cukup besar. Fasilitas kamar mandinya juga sudah dilengkapi dengan pemanas serta bisa mandi dengan shower. Tidak lupa yang paling penting bagi generasi sekarang, yaitu Wi-Fi. Cukup lengkap kan untuk fasilitas kamar seharga 140K? yang kalo dibagi berdua jadinya seharga 70K saja perorang.

Keesokan harinya, karena puas dengan fasilitas dari tempat penginapan ini, maka kamipun menginap 1 malam lagi di Sariqu House. Awalnya kami berniat perpanjang lewat recepsionis, tetapi karena harganya lebih mahal, maka kamipun  melakukan pemesanan lewat aplikasi lagi. Setelah itu kami memberitahukan ke recepsionis, agar tetap bisa berada di kamar yang sebelumnya.

Oh ya dari tadi menulis tentang Airy Rooms, ternyata namanya sudah berubah menjadi Airy Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah karena sekarang di Airy juga bisa memesan tiket pesawat, jadi namanya diganti agar lebih global. Satu hal lagi, layanan Airy Indonesia yang pertama saya gunakan adalah memesan tiket pesawat, bukan pemesanan penginapan seperti yang saya tulis di atas. Anyway, pengalaman saya selama menggunakan Airy Indonesia, baik memesan penginapan maupun tiket pesawat sangat memuaskan, terutama pemesanan tempat tinggal. Jadi teman-teman jangan ragu untuk menggunakan aplikasi Airy Indonesia. (Sekedar info, artikel ini bukan iklan dan tidak dibayar oleh pihak Airy Indonesia :D)

Note: Artikel kenapa Airy Rooms berubah menjadi Airy Indonesia

Leave a Reply